Platform media sosial, sebagai salah satu media baru, telah menjadi fenomena di dunia termasuk di Indonesia dengan jumlah pengguna yang terus bertambah. Data dari Asosiasi Pengguna Jaringan Internet Indonesia (APJII) per Januari 2016 melaporkan terdapat 79 juta pengguna media sosial di Indonesia. Saya yakin Bahwa media sosial memungkinkan semua pengguna untuk menjadi produsen informasi, menghadirkan ruang terbuka untuk menanggapi informasi, dan membangun komunitas virtual dengan diskusi di ruang virtual. Namun, saya khawatir bahwa fleksibilitas diskusi di media sosial menyiratkan beberapa dampak negatif: kehadiran dan peningkatan intensitas ujaran kebencian dan rasa tidak aman.

Ujaran kebencian adalah bentuk intoleransi terhadap kelompok orang lain. Pandangan lain melihat dampaknya sebagai berikut, yaitu menganggap ujaran kebencian sebagai ekspresi yang menyerang dan mendorong kekerasan. Sejauh yang saya ketahui, masalah ini semakin serius ketika banyak kasus kekerasan disebabkan oleh provokasi melalui media sosial. Saya sering menemukan kalimat-kalimat yang menyerang suku, ras, atau agama tertentu. Misalnya, pada tahun 2015, pembakaran masjid Tolikara di Papua menimbulkan kehebohan luas karena kebingungan informasi di media sosial.


Saya yakin hampir setiap pengguna media sosial telah membagikan informasi mereka di media sosial, terutama di situs jejaring sosial populer seperti: Facebook, Instagram, Twitter, atau WhatsApp. Sayangnya, data ini dapat membuat mereka rentan terhadap berbagai ancaman internet, seperti: profil palsu atau penggunaan identitas palsu, virus, dan kejahatan siber. Penipu melakukan penipuan dengan: meminta uang kepada pengikut di Instagram dengan berpura-pura sebagai pengguna asli, menjual barang palsu dengan harga lebih rendah dari harga pasar, atau bahkan mengirimkan tautan mencurigakan untuk tujuan phishing.Untuk mengurangi dampak negatif media sosial, pemerintah harus merumuskan peraturan yang lebih baik bagi masyarakat digital. Konsep ini sering disebut sebagai Literasi Digital. Literasi digital memungkinkan masyarakat untuk mengakses, memilah, dan memahami berbagai jenis informasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Selain itu, seseorang dapat berpartisipasi dalam kehidupan sosial, negara, dan politik dengan menyampaikan aspirasi mereka melalui saluran tertentu. Melalui media digital, seseorang dapat menyuarakan perspektif dan pendapatnya untuk keadilan tanpa merugikan orang lain sehingga dapat berpartisipasi dalam kehidupan sosial dengan lebih baik

1.What is the communicative purpose of the text?

Answer: (E) to explain digital literacy for some communities in the internet
 

2. The third paragraph talks about?

Answer: D. Various threats of social media

3. The word "their" in paragraph 3 refers to?

Answer: A. social media users'

4. Why does hate speech on social media platforms may lead to violence?

Answer: D. Because it may initiate the provocation of a certain race or religion

5. From the text, we may define digital literacy as...

Answer: (C) an individual's ability to find, evaluate, and communicate information through typing and other media on various digital platforms

6. To make a better internet environment, the author suggests that...

Answer: (B) digital literacy through proper regulation is devised comprehensively

7. From the text, it is implied that the author seems... that social media may endanger the users.

Answer: (C) concerned

8. Digital literacy helps reduce the negative effects of social media because

Answer: (A) it lets internet users access, sort and understand different information types used to

9. "In addition, one can participate in social life, state and politics by conveying their aspirations in certain channels (P.4)." The underlined word can best be replaced with?

Answer: (E) means

10. The author states, "However, I am afraid that the flexibility of discussion in social media is implying some negative impacts: the presence and increased intensity of hate speech and insecurity." in paragraph 1 is to ...

Answer: (D) present the drawbacks of social media

Komentar

Postingan Populer